Jumat, 25 Mei 2012

BISNIS CETAK FOTO


Manfaatkan Komputer & Printer Sebagai Mesin Pencetak Uang !!!
Dengan Membuka Usaha St
udio Photo Mini


Peluang usaha memang selalu ada. Contohnya dengan makin maraknya HP berkamera yang dijual dengan harga murah, menjadikan trend dikalangan remaja, ini bisa menjadi peluang usaha yang sangat menguntungkan bila kita pandai memanfaatkan momen ini, seperti dengan membuka Studio Photo kecil-kecilan. Bidang usaha cetak foto digital adalah bisnis yang sangat prospektif dan menguntungkan. Apalagi dengan teknologi digital saat ini, foto dengan mudah dapat dimanipulasi, retouch (diperbaiki) diberikan variasi disain, huruf dsb sehingga dapat lebih menarik lagi.Dengan teknologi digital, hasil foto fotografer amatir-pun dapat berkesan “professional”.

Sayangnya investasi mesin cetak, konvensional maupun digital sangatlah mahal, berkisar ratusan juta hingga milyaran rupiah. Dengan investa
si yang sangat besar, tentu saja akan memakan waktu yang cukup lama bagi anda untuk mencapai break event point (kembali modal). Belum lagi faktor lain seperti service, perawatan & spare parts mesin yang tidaklah murah.

Dalam blog ini, saya ingin berbagi pengalaman dengan rekan-rekan yang ingin memulai usaha dengan modal yang sangat kecil, karena mungkin sebagian alat sudah tersedia di rumah dan kurang termanfaatkan secara maksimal, usaha studio photo mini ini mudah mudahan dapat menjadi pilihan alternative untuk memulai berwirausaha.

Saya sendiri awalnya coba-coba membuka usaha ini, tapi setelah 2 tahun berjalan, hasilnya lumayan. saya bisa mendapatkan keuntungan bersih 2 - 3 juta / bulan, usaha ini diberi nama GUN’S Photo Studio, Spesialis menawarkan paket photo hemat dan murah, yaitu di Photo+Cetak 2R hanya 1.000,- dengan trik seperti ini ternyata menarik banyak kalangan terutama konsumen menegah bawah, seperti anak-anak, remaja dan orang tua yang ingin mengabadikan photo anaknya, karena dengan harganya yang 1000 rupiah sangat murah. akan tetapi kenyataannya 1 orang konsumen minimal 4 - 6 x photo, ya mungkin karena murah tadi, “jadi mumpung harganya murah dan mumpung di studio” kata konsumen.

Selain menawarkan paket hemat photo 1.000 dan PAS PHOTO 5.000 langsung jadi , saya juga menerima cetak dari HP, kamera, Flashdisk dll, dan ini juga menarik minat konsumen karena dengan spanduk nama STUDIO PHOTO, terkesan usaha saya ini spesialis dalam mencetak photo, ditambah dengan berbagai vareasi Frame yang bagus dan lucu-lucu sehingga mereka lebih tertarik.

Untuk bisa memulai usaha ini tidaklah rumit, anda tinggal belajar sedikit mengoprasikan program photo editing, lalu memberikan
vareasi frame pada photo yang akan dicetak.

ANALISIS PELUANG USAHA

INVESTARI AWAL
• 1 Set Komputer Core tu Duo 7400 + Monitor LCD Rp. 4.000.000,-
• Kamera Digital Poket CANON 12MegaPixel, Rp. 1.000.000,-
• Priter Photo EPSON R230X (sudah di infus), Rp. 1.700.000,-
• Alat Trasfer dari HP (Bluetooth, InfraRed, CardRider,dll), Rp. 100.000,-
• Meja Komputer dan Layar Background Rp. 400.000,-
• Biaya kursus atau Pelatihan Edit & Cetak Photo Rp. 800.000,-
• Total Biaya INVESTASI Rp. 8.000.000,-

BIAYA OPERASIONAL / BULAN
• Tinta Printer 1 set (6 warna/100ml) Rp. 150.000,-
• Kertas Photo ukrn A4 300lbr Rp. 250.000,-
• Listrik Rp. 50.000,-
• Total Biaya Operasional Rp. 450.000,-

PENDAPATAN / BULAN
1 lbr A4 = 12 lbr ukrn 
2R / Dompet (ukrn 5,25 x 7 mm),
Harga Jual ukuran 2R Rp. 1.000
12 x Rp. 1.000 = Rp. 12.000,-
Jadi Kalo 1 hari bisa menjual 10 lbr A4 = Rp. 120.000/hari
30 hari x Rp. 120.000,- = Rp. 3.600.000,- / bulan
KEUNTUNGAN TIAP BULAN
Pendapatan Bulanan - Biaya Operasional
Rp. 3.600.000 - Rp. 450.000 = Rp. 3.150.000,-

LAMA KEMBALI MODAL
Biaya INVESTASI : Keuntungan bulanan
8.000.000 : 3.150.000 = 2,5 bulan

Sudah banyak yang menggabungkan jenis usaha konter handphone dengan cetak foto digital dari handphone atau ponsel. Mesin pencetak atau istilah kerennya printer jaman sekarang harganya sudah sangat terjangkau dan kualitas hasilnya pun juga sangat memuaskan. Pilihan-pilihan yang tersedia pun juga banyak, kita tinggal menyesuaikan kebutuhan dan kantong kita. Begitu juga dengan jenis kertasnya, pilihannya pun sangat beragam bahkan bisa bikin bingung buat orang-orang yang mau buka usaha cetak foto. But, don’t worry. Kami akan mengulas sampai tuntas tentang hal yang satu ini. Diharapkan setelah ngebaca artikel ini bakal tidak bingung dan semangkin mantep, hehehe. Satu hal lagi, software yang dijelaskan di bawah ini adalah Freeware alias gratiss. Jangan kuatir kalo nanti mau di Gerebek Om Polisi. Yuk kita simak keterangan selanjutnya.


Software yang diperlukan :
  1. XNView
  2.  (Freeware) 3,6 MB
  1. Ini software untuk edit foto, hamper sama kayak ACDSee. Silakan klik sini untuk pembelajarannya.
  1. Canon Photo Record (Freeware)
  1. Software ini bisa jadi alternatifnya software cetak foto bawaan printer Epson (Epson Easy Photo Print, dijelaskan kemudian). Aku dapet Canon Photo Record pas beli kamera Canon. Ya udah dimanfaatin aja. Khan gratis. Kalau ada 
  2. Grebekan Polisi bilang aja kalau itu Free dari kamera Canon, biar itu Polisi beli kamera juga :p Oke, lanjut ke sini.
  1. Epson Easy Photo Print (Freeware)
  1. Yah, kurang lebih hamper samalah kayak punya Canon. Cuman kalau ini produknya Epson. Kalau saya sih lebih suka Canon Photo Record. Software Epson ini bisa didapat di CD driver bawaan printer Epson Anda ketika beli.
  1. GIMP
  2.  (Open Source)
  1. Kalau ini gantinya Photo Shop. Biasanya buat ganti background atau editing foto handphone. Cuman saya ndak nyediakan tutorialnya. Silakan cari saja di Google. Tapi kalau ternyata peminatnya juga banyak, ya bolehlah saya sediakan. Silakan kirim komentar di bawah ini.
  1. Warna cerah, jernih dan bagus karena punya 6 warna/6 cartridge
  1. Resolusi udah tinggi, yaitu 5760 x 1440 dpi
  1. Cartridge modifikasi mudah dicari
  1. Harga lumayan terjangkau, kalau ini sih relatif.
  1. Kecepatan ngeprint lumayan banter (15 ppm untuk warna maupun black, ppm = paper per minute)
  1. Borossss… Proses cleaning saja ngebuang banyak tinta.
  1. Hasil foto bisa pudar, alias tidak seberapa tahan lama, apalagi kalau kena sinar matahari
  1. Cuma 4 warna saja (CMYK=Cyan Magenta Yello Black alias biru, merah kuning dan hitam)
  1. Kecepatan ngeprint lambat sekali
  1. Tintanya anti pudar, diklaim pihak Epson bisa tahan sampai 120 tahun –> khayal, emang pernah riset sampai 120 tahun? Tapi setelah saya coba emang tahan lamaaa sekaliii.
  1. Hasilnya lebih burem, so tidak secerah dan sebagus R230
  1. Irit, lebih irit ketimbang R230.
  1. Resolusinya juga 5760 dpi
  1. Harga lebih terjangkau lagi :)
  1. Cartridge modifikasi juga gampang nyarinya (beli lho, bukan nyari..)
  1. Bisa pakai tinta biasa seperti punya Epson R230, langkah ini bisa mengirit karena harga tinta durabrite sekitar 3-4 kali lebih MAHAL.

Printer yang kami rekomendasikan adalah Epson R230 (sampai tulisan ini diterbitkan, Printer R230 masih terbit dengan harga kisaran Rp. 1,250 juta-an) dan dimodifikasi menggunakan cartridge internal modifikasi, BUKAN INFUS. Kalau di kota Malang saya belinya di Isillo dengan harga paket Rp. 360.000 untuk 6 cartridge modifikasi. Kenapa tidak menggunakan sistem infus? Karena lebih cepat rusak, hal ini dikarenakan cartridge infus membawa beban lebih berupa selang modifikasi, sedangkan kalau pakai cartridge modifikasi yang internal tidak cepat rusak. Hal ini saya buktikan pada ke tiga Printer R230 saya.
Yang perlu Anda ketahui tentang Epson R230 :
Nah, selain printer Epson R230 di atas, ada pilihan lagi yaitu Epson C79 atau C90 Durabrite (sampai tulisan ini diterbitkan, printer ini juga masih terbit dengan harga di kisaran Rp. 500.000-an). Kok lebih murah? Iya donk, karena dia cuman 4 warna saja, hanya teknologinya sudah Durabrite. Apa itu? Tinta durabrite merupakan tinta anti pudar dan tahan lama.
Yang perlu Anda ketahui tentang Printer Epson C79/C90 :
Kalau mau printer durabrite yang lebih awet dan kuat (karena printer Epson durabrite jaman sekarang mudah rusak) bisa pakai C87, cuman sayang dah ga keluar, so Anda bisa cari barang bekas atau secondnya, kali aja masih ada yang punya.
Sekarang kita bahas masalah kertas. Untuk kertas foto Anda bisa pakai kertas glossy, tersedia banyak di pasaran (terutama toko komputer) mulai harga Rp. 12.000/pak sampai Rp. 40.000/pak isi 20. Saran saya pakai saja yang silky (di Malang untuk merk Akeno bisa mencapai Rp. 30.000), karena banyak orang suka. Kalau mau irit Anda bisa pakai kertas Inkjet di laminating, so Anda harus beli mesin laminating seharga kira-kira Rp. 350.000, kalau yang bagus bisa sampai Rp. 700.000. Nah, otomatis Anda harus beli juga film laminatingnya seharga Rp. 70.000/pak isi 100 lembar, kalau kertas inkjetnya sendiri sekitar Rp. 30.000/pak isi 100 lembar. Selamat berburu kertas di kota Anda masing-masing yaaa….

Written by Bisnis Foto   
ImageSony Snaplab Up-CR10LSONY SnapLab tanpa komputer, dilengkapi dengan layar sentuh.
SONY SnapLab lebih ringkas, lebih mobile, dapat dibawa ke berbagai acara, seperti Seminar, Pernikahan, dan berbagai event pertemuan. Foto tinggal dicetak di tempat. New & Compact Design
Desain yang compact untuk space terbatas, stylish.
Harga Promosi : Rp. 18.500.000,- 


High Speed   Kecepatan tinggi untuk pencetakan foto dengan ukuran bervariasi
Robust On-Board Editing Features  
Reduce red-eye. Zoom & crop.
Convert ke b/w atau sephia.
Penambahan text, dll.
Superb Print Quality
Creates crisp & vibrant prints with natural, continuous tones.
Metode cetak:Dye sublimation thermal transfer
Resolusi Gradation:300 dpi
Kinerja Percetakan:256 levels each CMY
Ukuran Kertas:Size: 3R, 4R, 5R, 6R
Waktu Pencetakan:3.5x5” / 4x6” / 5x7” / 6x8”
3R: 13 sec / 4R: 16 sec 5R: 17 sec
Area Pencetakan:edge-to-edge (tepi-ke-tepi)
Kuantitas Cetak:3R: 600 lbr/4R: 400 lbr; 5R:344 lbr
Buffer memory Interface:32 MB (2 frame) USB 2.0
Driver software:Win XP/2000/ME/98 Mac OS X 10.3.3
Dimensi WHD:27.5 x 30 x 38cm
Weight:11 kg
Power supply:AC 120V 50/60Hz
AC 220V-240V 50/60 Hz

PERHITUNGAN BISNIS SONY SNAPLAB INVESTASI
1 unit SnapLab Photo Printer UP-CR10L  Rp 18.500.000 
BIAYA PRODUKSI
*Harga Paper untuk cetak foto 400 lbr (1 rol= Rp 800.000)
*Harga pokok produksi per lembar Rp 2.000,-

Image
PROFIT MARGIN
*Harga jual cetak per lembar = Rp 5.000
*Profit Margin per lembar 4R = Rp 3.000
*Total pendapatan dengan harga paper 10 rol (4.000 lbr x Rp 3.000) = Rp 12 Juta

PRODUKSI DAN PENDAPATAN BERIKUTNYA
* Harga paper normal untuk cetak foto 400 lbr (1 rol) Rp 800.000
* Harga pokok produksi per lembar Rp 2.000
* Harga jual cetak per lembar = Rp 5.000
* Profit Margin per lembar = Rp 3.000
* Rata-rata penjualan per hari = 100 lbr
* Jumlah hari kerja per bulan = 30

INCOME PER BULAN
Pendapatan per bulan (30 hari x 100 lbr x Rp 3.000) = Rp 9.000.000,-


Written by Bisnis Foto   
ImageCP-9550DWDigital Color Thermal Printer
Kualitas Cetak Mengagumkan
Sistem pengaturan warna yang unik untuk kualitas gambar terbaik
Peralatan dan Sistem Kerja Inovatif
Pembaruan-pembaruan untuk kinerja yang lebih canggih
Kecepatan Cetak Tinggi
Proses cetak luar biasa cepat dan kapasitas cetak yang tinggi
Mudah dalam Pengoperasian
Mudah dioperasikan dan panel depan yang mudah diakses
Harga Promosi : Rp. 15.000.000,- 
PERHITUNGAN BISNIS DRYLAB MITSUBISHI
INVESTASI
1 unit Mitsubishi Photo Printer CP-9550DW : Rp. 15.000.000,-

BIAYA PRODUKSI
*Harga  Paper untuk cetak foto ukuran 4R 600 lbr (1 rol Rp 900.000)
*Harga pokok produksi per lembar foto 4R = Rp 1.500
*Harga jual cetak per lembar foto 4R dengan kreasi frame, calendar, dll. Rp 3.500
*Profit Margin perlembar foto 4R = Rp 2.000 
PROFIT MARGIN
Print per hari 50 lbr
Pendapatan per bulan : 30 hr x 50 lbr x Rp.2.000,- =Rp.3.000.000,- 
BREAK EVEN POINT (TITIK IMPAS INVESTASI):
BEP = Rp.15.000.000 : Rp.3.000.000 = 5 bl
Metode cetak:Dye sublimation thermal ransfer
Resolusi Kinerja:346 dpi (fine mode)
Pencetakan Ukuran Kertas:Imaging area: 3R, 4R, 5R, 6R
Waktu pencetakan:3R: 15 sec / 4R: 16 sec; 5R: 25 sec / 6R: 32-33 sec
Area pencetakan:edge-to-edge (tepi-ke-tepi)
Kuantitas cetak:3R: 680 lbr / 4R: 600 lbr 5R: 350 lbr / 6R: 270 lbr
Buffer memory Interface:32 MB (2 frame) USB 2.0
Driver software:Win XP/2000/ME/98 Mac OS X 10.3.3
Dimensi WHD:30 x 32.5 x 36.5 cm
Weight:17 kg
Power supply:AC 120V 50/60Hz
AC 220V-240V 50/60Hz
Compliance:UL60950-1/TUV-GS, CE(LVD)
 Ket:
- FOB Jabodetabek
- Harga & Stock tidak mengikat, dapat berubah sewaktu-waktu


Written by Bisnis Foto   
Image
Kodak 6850 
“Digital Photo may be the fastest growing business now and in the future”. ATM Foto sangat cocok untuk ditempatkan di gedung perkantoran, shopping centers, bandara, supermarket, hypermarket, drug-stores, bookstores, sekolah dan universitas.
Keunggulan:
  • Better & Faster Performance 
  • Faster Prints - Higher Productivity
  • New Photo Printers
  • New & Compact Design



FITUR UTAMA
 
  • Touch screen monitor
  • Kodak Perfect Touch color management
  • Manual color correction, red-eye correctionCropping dan Zoom
  • Cetak foto dengan border (lebih dari 250 pilihan)
  • Cetak foto dengan kalender yang diinginkan
  • Photo ID (multi format)Penambahan text pada foto (maks 3 baris)








    PERHITUNGAN BISNIS ATM PHOTO
    • Investasi 1 unit ATM-Foto Rp 32,5 juta
    • Bea Produksi
    • Harga paper untuk cetak 750 lbr (1 rol) Rp 1.035.000
    • Harga pokok produksi per lembar foto ukuran 4R Rp 1.380
    • Harga jual cetak foto per lembar 4R dengan kreasi frame, calendar, dll Rp 5.000








    Profit Margin
    • Profit Margin per lembar foto 4R Rp 3.620
    • Rata-rata penjualan per hari = 100 lbr.
    • Jumlah hari kerja per bulan = 30 hari Pendapatan per bulan (30 hari x 100 lbr x Rp 3.620) = Rp 10.860.000
    • Break Even Point (BEP) dicapai dalam 8 bulan pertama.








    SPESIFIKASI DASAR

    Output: Ukuran cetak 4R (4”x6”), Kecepatan cetak 9 detik   per lembar, Print teknologi - thermal sub-dye, Print kapasitas 750 lembar per roll kertas dan ribbon, Burn/rekam digital foto ke Kodak Picture CD, Simpan ke disket

    Input: SD, XD, MMC, Compact flash, Memory stick, Smart media, Microdrive, Irda, Bluetooth, CD photo, Disket.
    - FOB Jabodetabek
    - Harga & Stock tidak mengikat, dapat berubah sewaktu-waktu

    5 komentar:

    1. mas tolong sharing cara berkreasi print foto pake epson easy photo print, susah nyarinya....please yah

      BalasHapus
    2. klo mau beli Sony Snaplab Up-CR10LSONY dmana ya ??

      BalasHapus
    3. mau beli mesin cetak foto yang murah dan bagus, apa yaa?

      BalasHapus
    4. tolong beri informasi contact person untuk pembelian mesin cetak foto

      BalasHapus
    5. trimakasih infonya, saya juga bisnis foto kilat dan menggunakan printer epson R230, dan Epson 1390. nice share gan, titip link
      http://de-jafa.blogspot.com/2013/06/usaha-sampingan-cetak-foto-kilat.html

      BalasHapus